Teknologi Pangan




Pengertian dari teknologi pangan adalah bidang ilmu yang mempelajari tentang bahan pangan dimana bahan pangan ini dikolaborasikan dengan teknologi yang sudah ada kemudian menjadikan suatu produk baru yang lebih maksimal. dapat diartikan juga sebagai disiplin ilmu yang menggabungkan aspek teknologi dan aspek pangan, yang dipelajari disini adalah bentuk fisik, tekstur pangan, zat kimia, mikroorganisme dan lain sebagainya, hasil dari teknologi ini biasanya berupa pengawetan, pengasapan, pembusukan dengan bakteri-bakteri sehingga membentuk suatu bahan pangan baru yang memiliki nilai jual yang tinggi.

sebagai contoh seperti halnya susu yang diolah menjadi keju, pengelolaan susu menjadi keju disini menggunakan teknologi pembusukan oleh bakteri-bakteri baik dan pengawetan,  dari proses ini akan menjadikan susu menjadi keju dimana kita tahu sendiri harga keju memiliki selisih dengan harga susu.
atau pula seperti contoh anggur yang diolah menjadi bir, juga menggunakan metode pembusukan sehingga menjadikan anggur memiliki rasa yang khas serta nilai ekonomi yang tinggi.

teknologi pangan dimulai oleh Louis Pasteur, pada saat itu Louis mencoba memecahkan masalahnya  dengan mencegah kerusakan  oleh mikroba dari fermentasi anggur. kemudia berlanjut sampai sekarang teknologi pangan dikembangkan sedemikian rupa guna menciptakan bahan pangan baru yang memiliki rasa khas.

manfaat dari teknologi pangan ini sangat banyak sekali, kalau kita pikirkan, alam menyediakan seluruh kebutuhan kita akan tetapi itu semua berkala sesuai waktunya sendiri-sendiri, bila dibandingkan dengan kebutuhan kita yang terus - menerus maka akan menemukan masalah yakni ketidaktersediaan bahan pangan yang cukup. oleh karena itu teknologi berfungsi tepat disini untuk memecahkan masalah tersebut. bahan pangan yang diperoleh dari alam kemudian digunakan oleh manusia secukupnnya dan kemudian sisa dari bahan pangan tersebut bisa di awetkan, dibekukan, dikeringkan, gunanya untuk menambal kebutuhan kita diwaktu tertentu.

kita ambil cintoh yang paling sederhana yakni sapi memiliki waktu produktif dalam menghasilkan susu, disaat waktu produktif dari sapi tersebut sudah habis, kita masih bisa menikmati hasiil susu dari sapi tersebut, caranya dengan menjadikan susu sapi segar tadi menjadi susu bubuk, sehingga disaat kita ingin atau membutuhkan susu, kita bisa pakai susu bubuk tersebut.

0 Response to "Teknologi Pangan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel